Umre Plus Turkey, part 60
last minute shopping kita adalah....jajan bakso mang Oedin di area Qornis.... (juga beli kurma muda pesenan)....
Tampilkan postingan dengan label shopping. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label shopping. Tampilkan semua postingan
Kamis, 21 Juni 2012
Senin, 11 Juni 2012
Percetakan Al-Qur'an
Umre Plus Turkey, part 48
Mengujungi percetakan Al-Qur'an di Madinah adalah agenda yang selalu ditunggu-tunggu oleh bapak-bapak...soalnya hanya bapak-bapaklah yang diizinkan masuk untuk melihat percetakannya, selain itu hanya para bapaklah yang dapat jatah Al-Qur'an gratis dari percetakan itu... lha ibu-ibunya ngapain? oh, ternyata ibu-ibunya diberi kesempatan untuk membeli Al-Qur'an produk dari percetakan itu....walaah...
Dalam pembagian gratis itu, bagi bapak yang muda dapat Al-Qur'an dengan ukuran kecil, sedangkan bapak yang tua dapat ukuran Al-Qur'an yang besar... unik ya.. :)
Mengujungi percetakan Al-Qur'an di Madinah adalah agenda yang selalu ditunggu-tunggu oleh bapak-bapak...soalnya hanya bapak-bapaklah yang diizinkan masuk untuk melihat percetakannya, selain itu hanya para bapaklah yang dapat jatah Al-Qur'an gratis dari percetakan itu... lha ibu-ibunya ngapain? oh, ternyata ibu-ibunya diberi kesempatan untuk membeli Al-Qur'an produk dari percetakan itu....walaah...
Dalam pembagian gratis itu, bagi bapak yang muda dapat Al-Qur'an dengan ukuran kecil, sedangkan bapak yang tua dapat ukuran Al-Qur'an yang besar... unik ya.. :)
Kebun Kurma
Umroh Plus Turkey, part 46
Sudah menjadi paket bahwa kalau ziarah ke tanah suci Madinah maka kudu pula mengunjungi kebun kurma. Sebetulnya kegiatan ini tidak sepnuhnya tepat kalau diberi judul mengunjungi kebun kurma, karena yang terjadi adalah kami mengunjungi toko yang menjual aneka produk kurma dan olahannya... (meskipun sebalah kana kiri toko memang ada pohon kurmanya...)
Keinginan untuk mborong ada, karena di situ ditawarkan banyak macam jenis kurma mulai dari medjool dan ambar kurma yang besarnya se raksasa...sampai pada ajwa, kurma Nabi yang relatif mungil tapi konon dapat menghindarkan kita dari sihir dalam sehari bila hari itu kita mengonsumsi tujuh buah ajwa... :) belum aneka kurma olahan dalam bentuk permen dengan aneka paduan yang dikemas sangat manis..
tetapi....apa daya...beratnya itu lhooo....bisa-bisa overwight...
Ngicipi sepuasnya...beli yang disuka...
Gunung permen.....
Sudah menjadi paket bahwa kalau ziarah ke tanah suci Madinah maka kudu pula mengunjungi kebun kurma. Sebetulnya kegiatan ini tidak sepnuhnya tepat kalau diberi judul mengunjungi kebun kurma, karena yang terjadi adalah kami mengunjungi toko yang menjual aneka produk kurma dan olahannya... (meskipun sebalah kana kiri toko memang ada pohon kurmanya...)
Keinginan untuk mborong ada, karena di situ ditawarkan banyak macam jenis kurma mulai dari medjool dan ambar kurma yang besarnya se raksasa...sampai pada ajwa, kurma Nabi yang relatif mungil tapi konon dapat menghindarkan kita dari sihir dalam sehari bila hari itu kita mengonsumsi tujuh buah ajwa... :) belum aneka kurma olahan dalam bentuk permen dengan aneka paduan yang dikemas sangat manis..
tetapi....apa daya...beratnya itu lhooo....bisa-bisa overwight...
Ngicipi sepuasnya...beli yang disuka...
Gunung permen.....
Sabtu, 26 Mei 2012
Blue Eyes
Umre Plus Turkey, part 39
Kalau orang Indian punya jimat "dream catcher" untuk menyaring mimpi seram agar tidak mampir di tidur kita menjadi nightmare, naah....orang Turki punya jimat yang lain lagi....
Benda bertuah itu dikenal dengan sebutan blue eyes, atau bahasa Turki-nya Nazar Boncugu. Masyarakat Turki mempercayainya sebagai benda yang dapat melindungi pemakainya dari mara bahaya...
Nama blue eyes dipakai mungkin karena bentuk dan gambarnya yang menyerupai mata yang sedang memandang tajam!...ooww...seraam... selain itu juga karena warna birunya yang dominan.... Komposisi warna dalam jimat itu sendiri konon mempunyai arti, biru tua untuk mengusir roh jahat (baru tahu nih kita, si roh jahat takut sama warna biru tua...), sedangkan warna putih simbol untuk keberuntungan ...
Entah karena mitosnya, atau karena warnanya yang atraktif atau karena blue eyes dijadikan dalam aneka bentuk: gelang, kalung, gantungan kunci, gantungan mobil, tempelan kulkas, cincin, hiasan dinding... pokoknya nyata-nyata blue eyes ini menjadi sovenir yang sangat khas Turki dan tentu saja menjadi sasaran pemborongan para Turis macam kami niiii.... (ayooo...siapa yang kebagian oleh-oleh blue eyes dari kami???)
Kami mborong aneka gelang dan gantungan kunci yang mengandung blue eyes karena memang unik dan harganya terjangkau....
Benarkah blue eyes mempunyai kekuatan? Silakan tanya mbah dukuun...hehe...
Keberuntungan hanya dari Allah semata...
Musyrik-ah bagi mereka yang menyekutukan Allah...
Psst...satu lagi, tak boleh percaya takhayul..
Kalau orang Indian punya jimat "dream catcher" untuk menyaring mimpi seram agar tidak mampir di tidur kita menjadi nightmare, naah....orang Turki punya jimat yang lain lagi....
Benda bertuah itu dikenal dengan sebutan blue eyes, atau bahasa Turki-nya Nazar Boncugu. Masyarakat Turki mempercayainya sebagai benda yang dapat melindungi pemakainya dari mara bahaya...
Nama blue eyes dipakai mungkin karena bentuk dan gambarnya yang menyerupai mata yang sedang memandang tajam!...ooww...seraam... selain itu juga karena warna birunya yang dominan.... Komposisi warna dalam jimat itu sendiri konon mempunyai arti, biru tua untuk mengusir roh jahat (baru tahu nih kita, si roh jahat takut sama warna biru tua...), sedangkan warna putih simbol untuk keberuntungan ...
Entah karena mitosnya, atau karena warnanya yang atraktif atau karena blue eyes dijadikan dalam aneka bentuk: gelang, kalung, gantungan kunci, gantungan mobil, tempelan kulkas, cincin, hiasan dinding... pokoknya nyata-nyata blue eyes ini menjadi sovenir yang sangat khas Turki dan tentu saja menjadi sasaran pemborongan para Turis macam kami niiii.... (ayooo...siapa yang kebagian oleh-oleh blue eyes dari kami???)
Kami mborong aneka gelang dan gantungan kunci yang mengandung blue eyes karena memang unik dan harganya terjangkau....
Benarkah blue eyes mempunyai kekuatan? Silakan tanya mbah dukuun...hehe...
Keberuntungan hanya dari Allah semata...
Musyrik-ah bagi mereka yang menyekutukan Allah...
Psst...satu lagi, tak boleh percaya takhayul..
Kamis, 24 Mei 2012
Turkiye Ceramics
Umre Plus Turkey, part 33
Turki dan keramik...dua hal indah yang saling melekat, bukti bahwa Turki memang kawasan yang sudah hadir lama dalam peradaban dan kaya budaya...
Ingat Blue Mosque? masjid itu dihiasi keramik Iznik dengan jumlah keping tak kurang dari 20.000 ... Iznik adalah salah satu tempat penghasil kerajinan keramik yang sudah eksis sejak zaman baheula di Turki...
Kerajinan keramik menjadi kerajinan unggulan Turki pada abad 16 dan 17 sampai saat ini. Ciri khas keramik Turki adalah corak hiasannya yang penuh dengan warna dinamis dengan guratan-guratan khas...
Pengin sih bawa pulang piring-piring itu sebagai kenangan...tapi kuatir sangat repot menggendongnya padahal perjalanan kami masih sangat jauh berantai...
Akhirnya sebagai tanda saja, beli mangkuk kecil...bakal buat tempat permen di rumah...itupun bawanya musti ati-ati supaya tak remuk ketimpa apa-apa...oh repotnya...
Gambar-gambar keramik aduhai ini saya ambil di Grand Bazaar...
Turki dan keramik...dua hal indah yang saling melekat, bukti bahwa Turki memang kawasan yang sudah hadir lama dalam peradaban dan kaya budaya...
Ingat Blue Mosque? masjid itu dihiasi keramik Iznik dengan jumlah keping tak kurang dari 20.000 ... Iznik adalah salah satu tempat penghasil kerajinan keramik yang sudah eksis sejak zaman baheula di Turki...
Kerajinan keramik menjadi kerajinan unggulan Turki pada abad 16 dan 17 sampai saat ini. Ciri khas keramik Turki adalah corak hiasannya yang penuh dengan warna dinamis dengan guratan-guratan khas...
Pengin sih bawa pulang piring-piring itu sebagai kenangan...tapi kuatir sangat repot menggendongnya padahal perjalanan kami masih sangat jauh berantai...
Akhirnya sebagai tanda saja, beli mangkuk kecil...bakal buat tempat permen di rumah...itupun bawanya musti ati-ati supaya tak remuk ketimpa apa-apa...oh repotnya...
Gambar-gambar keramik aduhai ini saya ambil di Grand Bazaar...
![]() | ||
| ini dia mangkuk yang kita bawa pulang....sekedar buat tempat permen... :) |
Grand Bazaar: Kapalicarsi
Umre Plus Turkey, part 32
Inilah Grand Bazaar!!.... pasar tradisional paling besar se Istanbul yang nyohor itu.... Gerbang masuknya terlihat biasa saja tetapi begitu anda terjerumus di dalamnya, maka anda langsung dikepung oleh 4.400 kios dan berbaur dengan 250.000-400.000 pengunjung (kalau peak seoson)...waah..heboh bener kedengarannya...
...suhu di luar pasar menunjukkan 7 derajat celcius...membuat kami segera bergegas msuk ke dalam pasar untuk shopping...(lho..tak ada hubungannya...)
Segala pernik-pernik khas Turki tersedia di sini...bener-bener cucok untuk memborong oleh-oleh buat kerabat di tanah air...mau yang harga murah meriah sampai dengan yang harga selangit semua tersedia komplit!...bisa kalap deh...atau malah bingung... ?
Inilah Grand Bazaar!!.... pasar tradisional paling besar se Istanbul yang nyohor itu.... Gerbang masuknya terlihat biasa saja tetapi begitu anda terjerumus di dalamnya, maka anda langsung dikepung oleh 4.400 kios dan berbaur dengan 250.000-400.000 pengunjung (kalau peak seoson)...waah..heboh bener kedengarannya...
![]() |
![]() |
Turkiye Mall
Umre Plus Turkey, part 30
Kelar dari menikmati Bosphorus Cruise, kami mampir sebentar ke salah satu mall di Istanbul...sekedar ingin tahu saja kayak apa sih mall di Turki...ternyata ya samalah dengan mall-mall besar di Jakarta... :)
Jadi, cukup menjelajah sebentar saja, foto-foto...sambil numpang pipis...hehe... tak ada yang belanja serius..lira kami simpan saja dulu untuk dihambur-hamburkan di pasar khas Turki yang di Jakarta tak ada...
Kelar dari menikmati Bosphorus Cruise, kami mampir sebentar ke salah satu mall di Istanbul...sekedar ingin tahu saja kayak apa sih mall di Turki...ternyata ya samalah dengan mall-mall besar di Jakarta... :)
Jadi, cukup menjelajah sebentar saja, foto-foto...sambil numpang pipis...hehe... tak ada yang belanja serius..lira kami simpan saja dulu untuk dihambur-hamburkan di pasar khas Turki yang di Jakarta tak ada...
Selasa, 22 Mei 2012
Misir Carsisi, Spice Market
Umre Plus Turkey, part 27
Setelah sebelumnya hanya menyisir pasar bagian luar karena perlu mencari tempat berwudhu, maka setelah kelar sholat di Masjid Yeni, waktunya masuk pasarnya yang asli.....yiihhaa... :)
Misir Carsisi atau Egyptian Bazaar ini masih berada satu komplek dengan alun-alun dan Masjid Yeni Istanbul. Pasar ini adalah pasar tradisional kedua terbesar di Istanbul setelah Grand Bazaar.
Konon, pasar ini disebut Egyptian Bazaar karena menyediakan banyak herbal dan rempah-rempah yang didatangkan dari Mesir...oleh karenanya pasar ini juga sering disebut Spice Market. Tour guide kamipun memotivasi agar mumpung mengunjungi Egyptian Market ini maka kesempatan untuk memberli obat herbal yang sudah tersohor kemanjurannya semisal safran (nulisnya gimana yak?..maaf kalau salah). Konon safran yang berbentuk serbuk kasar dan dikonsumsi dengan dilarutkan ke air itu berkhasiat menyembuhkan kanker dan menjaga kebugaran tubuh...
Gambar di atas, yang ada di dalam toples-toples aneka ukuran, itulah safran.. harganya mahaal...tetapi harga kan relatif ya, apalagi jika dibanding dengan khasiatnya yang menyehatkan...
Tersedia juga rempah-rempah aneka jenis. Bagi yang hobi masak, naah...di sini syurga bumbu. Rempah yang susah di dapat di Indonesia, di sini melimpah...silakan kulakan.. :)
Buah-buah yang dikeringkan juga sangat beragam... kalau nanas, jambu dan mangga sih di Cianjur juga menjadi andalan produk lokal ya... tapi kalau aprikotnya dan buah lain, di sini memang terasa lebih empuk, fresh karena memang baru diproses dan dikemas dengan apik... Beli dikit sekedar buat icip-icip...setelah ditimbang kok berat juga...huuaa...
Produk yang manis-manis aneka rupa juga ditawarkan, boleh dicicip yang mana saja sepuasnya...
Si embak merah cantik ini ahli herbalnya, dia menguasai ilmu khasiat obat-obat tradisional yang ditawarkan di tokonya...Kakak Ulin dan Yangti numpang foto bareng saja ya mbak...hihi...
Semakin masuk ke dalam pasar, semakin silau mata oleh aneka pernik yang ditawarkan.. Tak hanya ada herbal dan rempah, tetapi keramik, tekstil, aneka kerajian, baju dan sovenir khas Turki juga siap diborong oleh para turis...
Nah, si ganteng ini anak salah satu pemilik toko, sepertinya dia dikader untuk meneruskan bisnis keluarga, baru umur 17 tahun tapi kerjaannya sudah jaga toko, lha apa ndak nerusin sekolah to nak? dia bernama Buraq (tahu aja ya kita....)
Setelah sebelumnya hanya menyisir pasar bagian luar karena perlu mencari tempat berwudhu, maka setelah kelar sholat di Masjid Yeni, waktunya masuk pasarnya yang asli.....yiihhaa... :)
Misir Carsisi atau Egyptian Bazaar ini masih berada satu komplek dengan alun-alun dan Masjid Yeni Istanbul. Pasar ini adalah pasar tradisional kedua terbesar di Istanbul setelah Grand Bazaar.
Konon, pasar ini disebut Egyptian Bazaar karena menyediakan banyak herbal dan rempah-rempah yang didatangkan dari Mesir...oleh karenanya pasar ini juga sering disebut Spice Market. Tour guide kamipun memotivasi agar mumpung mengunjungi Egyptian Market ini maka kesempatan untuk memberli obat herbal yang sudah tersohor kemanjurannya semisal safran (nulisnya gimana yak?..maaf kalau salah). Konon safran yang berbentuk serbuk kasar dan dikonsumsi dengan dilarutkan ke air itu berkhasiat menyembuhkan kanker dan menjaga kebugaran tubuh...
Gambar di atas, yang ada di dalam toples-toples aneka ukuran, itulah safran.. harganya mahaal...tetapi harga kan relatif ya, apalagi jika dibanding dengan khasiatnya yang menyehatkan...
Tersedia juga rempah-rempah aneka jenis. Bagi yang hobi masak, naah...di sini syurga bumbu. Rempah yang susah di dapat di Indonesia, di sini melimpah...silakan kulakan.. :)
Buah-buah yang dikeringkan juga sangat beragam... kalau nanas, jambu dan mangga sih di Cianjur juga menjadi andalan produk lokal ya... tapi kalau aprikotnya dan buah lain, di sini memang terasa lebih empuk, fresh karena memang baru diproses dan dikemas dengan apik... Beli dikit sekedar buat icip-icip...setelah ditimbang kok berat juga...huuaa...
Produk yang manis-manis aneka rupa juga ditawarkan, boleh dicicip yang mana saja sepuasnya...
Si embak merah cantik ini ahli herbalnya, dia menguasai ilmu khasiat obat-obat tradisional yang ditawarkan di tokonya...Kakak Ulin dan Yangti numpang foto bareng saja ya mbak...hihi...
Semakin masuk ke dalam pasar, semakin silau mata oleh aneka pernik yang ditawarkan.. Tak hanya ada herbal dan rempah, tetapi keramik, tekstil, aneka kerajian, baju dan sovenir khas Turki juga siap diborong oleh para turis...
Nah, si ganteng ini anak salah satu pemilik toko, sepertinya dia dikader untuk meneruskan bisnis keluarga, baru umur 17 tahun tapi kerjaannya sudah jaga toko, lha apa ndak nerusin sekolah to nak? dia bernama Buraq (tahu aja ya kita....)
Minggu, 20 Mei 2012
Pasar Rencek-Rencek
Umre Plus Turkey, part 26
Kalau dilihat dari lokasi keramaian ini, yaitu berada di seputar alun-alun dan masih berada satu kawasan dengan Yeni Mosque, Istanbul, maka berarti tempat yang banyak orang berjualan ini adalah bagian luar dari Egyptian Bazaar alias Misir Carsisi alias Spice Market!
Tapi ini baru bagian luarnya lho...
Sejenis pasar tradisional ini dipadati banyak sekali pengunjung... dan jualannya aneh-aneh... barang rencek-rencek, sembarang kalir ada hehe...
Kerudung atau pashmina murcek maricek di gelar di pinggiran jalan.....
Dijual juga aneka bibit tanaman buah-buahan dan bunga-bungaan...
Dijual juga biji-bijian....
Bahkan....lintah penghisap darahpun tersedia...hiiiiii
Bibit-bibit yang sudah numbuh dan siap tanam....
Umbi-umbian.....naaah...itu dia umbi tulip! rupanya begini ya cara mengembangbiakkan tulip, cukup ditanam dari umbinya...kayaknya mudah ya....
Setelah berjalan terseok-seok menyusuri pinggiran pasar di bagian luar, akhirnya kami sampai juga pada tujuan, yaitu WC! ... selain memang ada yang kebelet...tapi yang penting kami perlu berwudlu untuk melaksanakan sholat di Masjid Yeni... (masukan untuk takmir Yeni Camii...mbok ya kaum wanita disediakan tempat wudlu yang dekat dengan masjid dan yang representatif baik fasilitas maupun kebersihannya...gitu lhoo...)
Kalau dilihat dari lokasi keramaian ini, yaitu berada di seputar alun-alun dan masih berada satu kawasan dengan Yeni Mosque, Istanbul, maka berarti tempat yang banyak orang berjualan ini adalah bagian luar dari Egyptian Bazaar alias Misir Carsisi alias Spice Market!
Tapi ini baru bagian luarnya lho...
Sejenis pasar tradisional ini dipadati banyak sekali pengunjung... dan jualannya aneh-aneh... barang rencek-rencek, sembarang kalir ada hehe...
Kerudung atau pashmina murcek maricek di gelar di pinggiran jalan.....
Dijual juga aneka bibit tanaman buah-buahan dan bunga-bungaan...
Dijual juga biji-bijian....
Bahkan....lintah penghisap darahpun tersedia...hiiiiii
Umbi-umbian.....naaah...itu dia umbi tulip! rupanya begini ya cara mengembangbiakkan tulip, cukup ditanam dari umbinya...kayaknya mudah ya....
Setelah berjalan terseok-seok menyusuri pinggiran pasar di bagian luar, akhirnya kami sampai juga pada tujuan, yaitu WC! ... selain memang ada yang kebelet...tapi yang penting kami perlu berwudlu untuk melaksanakan sholat di Masjid Yeni... (masukan untuk takmir Yeni Camii...mbok ya kaum wanita disediakan tempat wudlu yang dekat dengan masjid dan yang representatif baik fasilitas maupun kebersihannya...gitu lhoo...)
Langganan:
Postingan (Atom)




















































