Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Mei 2013

...perjalanan panjang....

...setapak demi setapak...
...selangkah demi selangkah...
...beberapa tahun akhirnya terlewati...
dengan penuh cerita, dengan penuh warna...
semua mengandung makna, semua berbuah hikmah...
satu yang kudu:
syukur nikmah...!!



..for the man
who use to be the soulmate
thanks for all impressive days we have
thanks for all the the places we reach
thanks for the love
happy 21st anniversary...


Jumat, 24 Agustus 2012

MIE nYEMEK

Mudik 1433 H, part 9

Malam takbiran enak juga dihangati dengan menyantap mie nyemek bersama keluarga. Mie nyemek adalah mie rebus/godog dengan kuah yang tidak terlalu banyak...




Hasil Ngabuburit

Mudik 1433 H, part 7

Sore di puasa hari terakhir di Solo kita inspeksi ke Lapangan Manahan, ngabuburit sekalin longok...apa yang ada di sana??

Pulangnya membawa hasil :


Ini tahu acar...kudapan ringan berasa asam segar, cucok untuk appetizer...


Garang asem yang sudah dituang ke mangkuk dari bungkus daun pisangnya (supaya babar haha)
Sayur dengan daging ayam berbumbu belimbing wuluh yang cucok disiramkan ke lontong simpenan Yangti untuk hari lebaran  keesokan harinya.... (nempil dikit lontongnya ya Yangti...)


 Juga nemu jadah lengkap dengan blondenya...blondenya itu yang kadang susah dicari...

Solo memang surganya kuliner, murah, meriah...tapi tak bikin mules lho..


Selasa, 14 Agustus 2012

Kuliner Ambon

Ambon, part 2

Motret kuliner khas dari daerah yang saya kunjungi adalah salah satu hobi (selain mencicipinya, tentu saja :). Naah, inilah beberapa kuliner Ambon yang sempat saya rekam dan saya jajal rasanya....



Ini pisang kenari. Camilan yang disuguhkan tuan rumah saat kami "homestay" di suatu keluarga Ambon beberapa waktu yang lalu. Jenis pisangnya kenyal tidak lembek, sepertinya dioven dan setelahnya diolesi gula dan ditaburi biji kenari. Rasanya legit, kenyal dan krius-krius...saya suka, sampai saya berusaha untuk membawanya pulang ke Jakarta, 30 biji  :)


Yang putih sebesar kepalan tangan orang dewasa itu, orang Ambon menyebutnya  "swami". Terbuat dari singkong yang bisa dijadikan makanan pokok pengganti nasi. Cara makan cukup dicowel saja dengan tangan ditemani aneka lauk sesuai selera kita. Pada saat saya mencoba swami untuk pertama kali, penemannya adalah buntut ikan digulai... Hanya saja, kok kepalan singkong yang saya cicipin ini ada rasa agak asamnya ya? memang aslinya begitu atau karena sudah mulai basi? huuaaa...... Karena rasanya gurih saja, pasti saya sangat suka..


Sayur bunga pepaya.... pahit-pahit sedap.... love it!


Sajian olahan ikan sungguh sangat bervariasi. Sekali ini, ikan bakar bumbu cabai...


Nah... ini papeda! Makanan yang sangat khas dari tanah Maluku. Terbuat dari sagu, juga bisa sebagai pengganti nasi. Karena adonannya kenyal mirip seperti kanji, maka cara mengambilnyapun perlu dengan kiat khusus yaitu menggunakan kayu mirip sumpit, papeda digulungkan kemudinan dituang di piring, dan siap diguyur dengan kuah sayur sesuai selera...

Peneman secangkir teh ini adalah potongan sagu yang masih "jenerik" alias rasanya masih betul-betul plain.
Cara makan sagu dicelup di teh sebentar kemudian siap digigit..  :) lumayan buat pengganjal perut..  :)

Nasi kunyit lengkap dengan telur dadar, sepotong ikan, mie goreng dan sayur pepaya muda adalah menu sarapan kami di suatu pagi di Ambon...nikmat disantap saat hujan mengguyur pagi...

Ikan bakar lagi... :)

Gulai ikan sangat menggoda selera...

Sup ikan kuah bening favorit saya... disantap dengan ditemani sambal yang ada rawit utuhnya...ooh...


Selasa, 12 Juni 2012

Food n food....

Umre Plus Turkey, part 51

Salah satu tantangan selama berumrah adalah bagaimana supaya tidak menjadi gemuk sepulang umroh haha... Aktivitas selama umroh banyak digunakan untuk ke masjid, sholat, berdoa, mengaji, tawaf, umroh dan....makan dan makan dengan menu yang komplit dan bergizi tinggi....







Senin, 11 Juni 2012

Kebun Kurma

Umroh Plus Turkey, part 46

Sudah menjadi paket bahwa kalau ziarah ke tanah suci Madinah maka kudu pula mengunjungi kebun kurma. Sebetulnya kegiatan ini tidak sepnuhnya tepat kalau diberi judul mengunjungi kebun kurma, karena yang terjadi adalah kami mengunjungi toko yang menjual aneka produk kurma dan olahannya... (meskipun sebalah kana kiri toko memang ada pohon kurmanya...)

Keinginan untuk mborong ada, karena di situ ditawarkan banyak macam jenis kurma mulai dari medjool dan ambar kurma yang besarnya se raksasa...sampai pada ajwa, kurma Nabi yang relatif mungil tapi konon dapat menghindarkan kita dari sihir dalam sehari bila hari itu kita mengonsumsi tujuh buah ajwa... :) belum aneka kurma olahan dalam bentuk permen dengan aneka paduan yang dikemas sangat manis..
tetapi....apa daya...beratnya itu lhooo....bisa-bisa overwight...


Ngicipi sepuasnya...beli yang disuka...


Gunung permen.....

Selasa, 05 Juni 2012

Evening Walk - Nabawi

Umre Plus Turkey, part 44

Penjelajahan yang dapat dengan bebas dilakukan dengan berfoto ria hanya dapat dilakukan di luar Masjid Nabawi... kalau dilakukan di dalam dan ketahuan askar...waah...bisa jadi urusan :)

Pertama foto di dekat jam yang berada di depan gerbang utama Masjid Nabawi. Di lokasi ini biasanya dapat kita jumpai burung-burung dara bergerombol dan beterbangan...

Lampu-lampu hotel sudah mulai berpijar.... waktu sholat maghrib segera menjelang...

 Memasuki area halaman Masjid Nabawi melalui gerbang utama, langsung disambut dengan pemandangan payung-payung cantik bermekaran.... subkhanallah...indah dan canggih!

Balik kanan! dan cheeers....  :)


Pintu-pintu keemasan Masjid Nabawi yang kokoh berwibawa...

Makam Baqi'....para peziarah berdoa di luar pagar makam...Assalamu'alaikum yaa..ahlul qubro...


Minum zam-zam dulu...cleguks...cegluks...segernya...


Berpose di dekat rak penyimbapan sepatu dan sandal....


Pulangnya bawa bungkusan gulai arab...woooow... sedep bro..


Ngicipi juga baso si Doel Anak Madinah...pelipur lara pengobat rindu...

Berikut ini hasil jepretan untuk payung-payung masjid nabawi yang fantastis! selamat menikmati keindahannya :)












Kamis, 24 Mei 2012

the last supper...

Umre Plus Turkey, part 38

Waah...judulnya kok agak-agak gimanaaa gitu ya...the last supper...padahal sih hanya kepingin cerita makan malam terakhir di Istanbul saja......

Makan malam hari ketiga menjadi makan malam terakhir kami di Istanbul, karena makan malam besuk harinya kami sudah berada di negara lain....hhmmm....

Makan malam ini juga menjadi makan perpisahan kami dengan Mr. Bedrettin, the tour guide, karena besuknya sudah tidak ada acara khusus selain sarapan kemudian menuju bandara sehingga tugas Mr. bedrettin-pun sampai di sini saja... Besuk sudah ada pendamping lain lagi yang bertugas mengawal kami sampai check in.




Kami diajak ke rumah makan Turki yang sepertinya berlokasi dekat dengan kantor Mr. Bedrettin. Di restoran ini kami disuguhi pula dengan saos tomat Indofood... hehe... saking penginnya supaya kita seneng kali ya..sampai diupayakan ada saos tomat Indofood...